Kamis, 03 April 2025
Beranda / /

  • BMKG Umumkan Berakhirnya Anomali La Nina, Musim Kemarau 2025 Diprediksi Normal
    Berita | 2 hari lalu
    BMKG Umumkan Berakhirnya Anomali La Nina, Musim Kemarau 2025 Diprediksi Normal

    DIALEKSIS.COM | Jakarta - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengonfirmasi berakhirnya anomali iklim La Nina di wilayah Indonesia pada pertengahan Maret 2025. Kepala BMKG, Dwikorita Karnawati, menjelaskan bahwa kondisi ini mengindikasikan musim kemarau tahun ini akan berlangsung normal, berbeda dengan tahun sebelumnya yang diwarnai kekeringan ekstrem dan kebakaran hutan.

  • Gempa M3.2 Guncang Aceh Besar, BMKG: Warga Diimbau Tetap Tenang
    Berita | 2 hari lalu
    Gempa M3.2 Guncang Aceh Besar, BMKG: Warga Diimbau Tetap Tenang

    DIALEKSIS.COM | Aceh Besar - Wilayah Kabupaten Aceh Besar diguncang gempa tektonik berkekuatan Magnitudo 3.2 pada Selasa (1/4) pagi pukul 05:56:49 WIB. Gempa yang berpusat di darat tersebut merupakan bagian dari rangkaian aktivitas Sesar Besar Sumatra segmen Seulimeum-North. Hingga saat ini, belum ada laporan kerusakan infrastruktur atau korban jiwa, meskipun getaran dilaporkan dirasakan oleh sejumlah warga.



  • BMKG: Megathrust, Zona Rawan Gempa Besar di Indonesia
    Nasional | 7 bulan lalu
    BMKG: Megathrust, Zona Rawan Gempa Besar di Indonesia

    DIALEKSIS.COM | Jakarta - Kepala Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG), Dwikorita Karnawati, memberikan penjelasan mengenai fenomena megathrust yang belakangan menjadi isu hangat di Indonesia. Menurut Dwikorita, megathrust terjadi akibat tumbukan antara lempeng Samudera Indo-Australia dan lempeng Benua Eurasia.

  • Dwikorita Ingatkan Jokowi Potensi Kekeringan dan Karhutla
    Pemerintahan | 10 bulan lalu
    Dwikorita Ingatkan Jokowi Potensi Kekeringan dan Karhutla

    DIALEKSIS.COM | Nasional - Kepala Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), Dwikorita Karnawati, mengirimkan surat kepada Presiden Joko Widodo terkait potensi kekeringan pada musim kemarau tahun ini. Dalam surat tersebut, dia meminta perhatian khusus pemerintah atas potensi munculnya titik panas (hotspot) serta kebakaran hutan dan lahan (karhutla).